Udara Kurang Sehat, Warga Rohil Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:38:08 WIB

ROKAN HILIR (CR) - Kualitas udara yang kurang kondusif mendorong langkah cepat Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau. Dinas Kesehatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohil turun langsung membagikan masker kepada masyarakat secara serentak melalui 20 Puskesmas, Kamis (8/10/2026) pagi.

Langkah tersebut menjadi respons pemerintah daerah untuk meningkatkan perlindungan masyarakat sekaligus mengingatkan warga agar tidak mengabaikan kondisi udara yang kurang sehat.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Rohil Maria Susanti, S.Far., Apt., M.M., mengatakan pembagian masker merupakan bagian dari upaya mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan.

"Alhamdulillah, pada pagi hari ini kami dari Dinas Kesehatan bekerja sama dengan BPBD Rohil melaksanakan kegiatan pembagian masker kepada masyarakat Rohil. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, menjaga kesehatan, serta konsisten menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah," ujar Maria.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala BPBD Rohil H. Syafnurizal, S.E., Kanit Lantas IPDA Azwar, serta jajaran staf BPBD dan Dinas Kesehatan.

Tak hanya masyarakat umum, imbauan juga diarahkan kepada para siswa yang mengikuti pembelajaran secara daring. Maria meminta para siswa tetap berada di dalam rumah dan menghindari aktivitas di luar apabila tidak memiliki keperluan penting.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi dan menghindari aktivitas di luar rumah jika tidak terlalu penting. Namun apabila terpaksa harus keluar rumah, masyarakat disarankan untuk selalu menggunakan masker," katanya.

Dinas Kesehatan memastikan distribusi masker akan terus dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan ketersediaan stok. Masker yang tersedia merupakan hasil koordinasi dan pengajuan kepada pemerintah provinsi. Selama persediaan masih ada, penyaluran kepada masyarakat akan tetap dilanjutkan.

Di tengah perhatian terhadap kualitas udara, Dinas Kesehatan Rohil turut mengantisipasi temuan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria di sejumlah wilayah.

Maria mengatakan penanganan terhadap kasus tersebut terus berjalan. Langkah yang dilakukan mencakup penyelidikan epidemiologi, pengawasan, serta pemeriksaan langsung ke rumah warga maupun pasien.

Fogging juga dilakukan pada wilayah yang teridentifikasi terdapat kasus. Namun, Dinas Kesehatan mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan fogging sebagai satu-satunya solusi.

"Fogging saja tidak cukup jika kebersihan lingkungan tidak dijaga," tegas Maria.

Karena itu, masyarakat didorong aktif melakukan gotong royong membersihkan lingkungan dan menghilangkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Dinas Kesehatan juga berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk menggerakkan kerja bakti di lingkungan masyarakat. (CR**) 

Terkini