PEKANBARU (CR) - Sebanyak 14 atlet panahan Riau mengikuti Kejuaraan Nasional atau Kejurnas Panahan 2026 yang berlangsung di Jakarta 7 - 12 Oktober 2026. Para atlet tersebut turun di sejumlah nomor, di antaranya compound, recurve, nasional, dan barebow.
Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Riau, Musfita mengatakan, persaingan pada Kejurnas tahun ini cukup ketat. Terlebih, sebagian atlet Riau yang diturunkan merupakan atlet muda yang harus bersaing dengan pemanah senior dari berbagai daerah.
"Persaingan secara nasional semakin ketat. Atlet yang turun sekarang lebih banyak atlet kita yang muda-muda, sehingga mereka akan bersaing dengan atlet senior dari wilayah lain," ujar Musfita Kamis (8/10/2026).
Meski demikian, Perpani Riau tetap menargetkan medali dari keikutsertaan tersebut. Target utama diarahkan pada nomor compound, dengan harapan dapat meraih satu medali emas, bahkan dua emas jika target nomor perorangan dan beregu dapat tercapai.
Sementara itu, Kabid Binpres Perpani Pekanbaru, Arief mengatakan, dari 14 atlet yang mewakili Riau, sebanyak delapan atlet berasal dari Pekanbaru, terdiri dari empat putra dan empat putri. Mereka berasal dari dua klub yang mendominasi, yakni Hilal Archery Club dan Riki Archery School.
"Untuk Pekanbaru ada delapan atlet, empat putra dan empat putri. Lima atlet berasal dari Hilal Archery Club dan tiga atlet dari Riki Archery School," kata Arief.
Arief menambahkan, persiapan atlet telah dilakukan sejak jauh hari, termasuk melalui Kejuaraan Provinsi yang menjadi salah satu tahapan penentuan atlet yang diberangkatkan mewakili Riau. Keikutsertaan di Kejurnas diharapkan tidak hanya menghasilkan medali, tetapi juga memperkuat mental dan pengalaman para atlet muda.
"Mudah-mudahan dengan mengikuti pertandingan ini, mental mereka semakin kokoh dan menjadi dasar untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai event yang akan datang," ucapnya. (CR**)