Logo cintariau.com

Hanya 5 Balon, Tanpa Seleksi Kumpulkan Surat Dukungan Warga

Seorang Balon Penghulu Bagan Jawa Undur Diri

Seorang Balon Penghulu Bagan Jawa Undur Diri
Hermanto, ketua panitia pilpeng Bagan Jawa (fhoto:Andi)

BAGANSIAPIAPI,CR-  Karena ada bakal calon penghulu Bagan Jawa mengundurkan diri secara tertulis maka Panitia Pilpeng Kepenghuluan Bagan Jawa bersama panwas pilpeng Bagan Jawa gelar pertemuan pada hari ini, Selasa (11/08/2026). Hal ini disampaikan oleh ketua panitia pilpeng Bagan Jawa, Hermanto kepada pewarta cintariau.com ketika dihubungi melalui telepon seluler, Senin malam (10/08/2026) kemaren.

"Panitia menerima surat pengunduran diri atas nama Zulpakar pada hari Sabtu tanggal 8 Agustus 2026. Sehubungan tanggal 8 dan 9 Agustus kantor tutup bertepatan hari Sabtu dan Minggu sehingga panitia tidak bisa menyampaikan laporan kepada dinas PMK terkait pengunduran diri seorang bakal calon penghulu. Maka Hari ini Senin, 11 Agustus 2026 barulah panitia menjumpai tim monitoring kabupaten untuk menyampaikan adanya bakal calon yang mengundurkan diri,"terang Hermanto.

Dikatakannya,  Setelah Panitia Pilpeng Bagan Jawa menemui tim monitoring Kabupaten maka atas saran Dinas PMK(pemberdayaan masyarakat kabupaten) kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terkait pengunduran diri bakal calon Penghulu atas nama Zulpakar,SE tersebut maka panitia dan panwas melaksanakan pertemuan pada besok hari Selasa. (Hari ini,red)

Lanjut, Ia menjelaskan, surat pengunduran diri Zulpakar pada Jumat tanggal 7 Agustus 2026 namun panitia menerima surat pengunduran diri tersebut pada hari Sabtu tanggal 8 Agustus 2026. Dengan adanya surat pengunduran diri atas nama Zulfakar maka bakal calon penghulu Bagan Jawa yang bakal ikut tahapan pilpeng selanjutnya yang semula 6 orang Bakal calon menjadi 5(lima) orang bakal calon.

"Disarankan oleh Dinas PMK besok Selasa 11 Agustus panitia bersama panwas buat pertemuan. Hasil dari pertemuan tersebut dituangkan dalam berita acara menerangkan bakal calon Bagan Jawa 5(lima) orang ini sudah dipastikan melenggang melanjutkan tahapan selanjutnya tanpa menyerahkan surat dukungan warga,"tutur Hermanto.

Sebagaimana ketentuan perbup bila ada 6 (enam) bakal calon atau lebih maka diteruskan dengan seleksi tambahan yakni mencari dukungan pernyataan yang ditandatangani warga diatas materai Rp 10.000  dengan dilampiri foto copy KTP sebanyak-banyaknya untuk dirangking dari terbanyak ke-satu hingga terbanyak ke-lima.

Dengan pengunduran diri Zulfakar maka lima bakal calon lainnya diantaranya Irwanto, Harsono, Alhazanul Husna, Maflizar dan Eko Wahyudi melanjutkan tahapan selanjutnya.

"Sesuai jadwal, dari tanggal 24 hingga 27 Agustus 2026 lima bakal calon penghulu tersebut mengikuti tahapan tes tertulis dan wawancara, sementara pada tanggal 28 dan 29 Agustus 2026 bakal calon penghulu mengikuti tes membaca Alqur'an,"pungkasnya.

Diketahui sebelumnya Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menetapkan sejumlah pejabat dan mantan petinggi PT SPRH (BUMD Perseroda Sarana Pembangunan Rokan Hilir) termasuk level komisaris dan direktur, sebagai tersangka kasus korupsi mengelola dana Participating Interest (PI) 10% PT Pertamina Hulu Rokan. Bakal calon penghulu Zulpakar,SE  termasuk diantara 9 (sembilan) orang tersangka itu. (Andi Gun)
 

Berita Pilihan

Index

Berita Lainnya

Index