Logo cintariau.com

Media Lokal Rohil Soroti Kemitraan Publikasi, Pemkab dan DPRD Diminta Buka Ruang Dialog

Media Lokal Rohil Soroti Kemitraan Publikasi, Pemkab dan DPRD Diminta Buka Ruang Dialog

ROKAN HILIR (CR) - Sejumlah media lokal di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, menyuarakan persoalan kemitraan dan publikasi media dengan pemerintah daerah setempat. Aspirasi tersebut disampaikan dalam pertemuan sejumlah insan pers yang berlangsung di Bagansiapiapi, Selasa (22/9/2026).

Pertemuan itu menjadi ruang bagi para pimpinan organisasi dan perwakilan media untuk membahas keberlangsungan media lokal, sekaligus mendorong pemerintah daerah agar membuka ruang kemitraan yang dinilai lebih merata dan transparan.

Ketua Forum Wartawan (FOWA) Rohil, Dahrin S.Sos, menegaskan bahwa kepentingan media lokal membutuhkan keberanian, kebersamaan, dan kekompakan.

Menurutnya, kondisi media di Rohil pada masa pemerintahan Bupati Annas Maamun dan Suyatno pernah berkembang dengan baik. Karena itu, ia berharap perhatian terhadap keberadaan media lokal kembali menjadi bagian penting dalam hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers.

"Untuk kepentingan media bersama, yang paling penting ada keberanian, kebersamaan dan kekompakan," ujar Dahrin.

Sementara itu, Ketua Ikatan Media Online (IMO) Rohil, Heriandi Bustam SH, menyampaikan kritik terkait perhatian pemerintah daerah terhadap media lokal.

Ia menilai masih terdapat persoalan dalam pola kemitraan publikasi pemerintah daerah. Heriandi berharap pemerintah daerah bersama DPRD Rohil dapat memberikan perhatian yang lebih luas kepada media lokal, bukan hanya kepada sebagian media.

"Jangan cuma hanya diperhatikan beberapa media saja. Media lokal juga harus ikut diperhatikan," tegasnya.

Heriandi mengatakan pihaknya berencana mendorong persoalan tersebut melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi B DPRD Rohil.

Ia juga menyebut akan meminta agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dapat hadir sehingga persoalan kemitraan media dapat dibahas secara terbuka dan komprehensif.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar persoalan media lokal tidak berhenti pada pembicaraan antarpelaku media, tetapi mendapatkan ruang pembahasan secara resmi bersama pemerintah daerah dan DPRD.

Di kesempatan yang sama, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Rohil, Masrul Gusti, turut menyikapi aspirasi yang disampaikan para pengelola media lokal.

Masrul menegaskan bahwa kemitraan antara media dengan Pemerintah Kabupaten Rohil maupun DPRD merupakan bagian penting dalam mendukung penyebarluasan informasi pembangunan kepada masyarakat.

Ia berharap media, khususnya media lokal, mendapat ruang kemitraan yang memadai dalam mendukung penyampaian berbagai program pembangunan di Kabupaten Rohil.

Pertemuan tersebut sekaligus menunjukkan adanya dorongan dari kalangan media lokal agar hubungan antara pemerintah daerah, DPRD, dan pers dibangun melalui komunikasi yang terbuka, profesional, serta berkeadilan.

Para insan pers berharap persoalan kemitraan publikasi tidak menjadi sekadar polemik, melainkan dapat dibahas secara terbuka melalui mekanisme kelembagaan sehingga terdapat kejelasan mengenai pola kerja sama publikasi pemerintah dengan media di Kabupaten Rohil. (red) 

Berita Pilihan

Index

Berita Lainnya

Index