Dugaan Mess Pemda Rohil Jalan Perwira Tetap Jadi Primadona APBD

Rabu, 24 Juni 2026 | 10:30:00 WIB
Ket Foto: Mess Pemda Rohil di Jalan Perwira, Bagansiapiapi

ROKAN HILIR (CR) – Dugaan Gelombang kritik dari masyarakat mulai mencuat terkait komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau dalam menerapkan efisiensi anggaran.

Narasi penghematan yang kerap digaungkan oleh pemerintah daerah dinilai kontras dengan realitas alokasi anggaran di lapangan yang masih memprioritaskan pos-pos belanja non-ideologis dan konsumtif.

Salah satu yang menjadi sorotan tajam adalah anggaran Rehabilitasi Mess Pemda yang terletak di Jalan Perwira, Bagansiapiapi. Berdasarkan pantauan publik, proyek pemeliharaan aset tersebut terpantau berjalan berturut-turut setiap tahun, mulai dari tahun anggaran 2025 hingga masuk ke tahun 2026.

"Rohil sedang tidak baik-baik saja dalam tata kelola anggaran. Di satu sisi, Pemda selalu menggaungkan efisiensi sebagai acuan dalam menyusun kebijakan keuangan. Namun di sisi lain, anggaran untuk pemeliharaan Mess Pemda justru terus mengalir setiap tahun tanpa ada urgensi transparan yang dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar warga Bagansiapiapi Erwin, Senin (21/6/2026).

Selain Rehabilitasi pemeliharaan aset yang dinilai sarat akan rutinitas formalitas, masyarakat juga mengkritisi masih maraknya penyelenggaraan kegiatan-kegiatan seremonial Pemda yang menelan biaya tidak sedikit.

Di tengah situasi ekonomi yang menuntut prioritas pada sektor riil, seperti infrastruktur publik, pendidikan, dan kesehatan, pemberian porsi anggaran yang besar untuk acara seremonial dianggap telah mencederai empati publik.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir bersama DPRD selaku fungsi pengawas, untuk segera membuka transparansi rincian penggunaan anggaran pemeliharaan tersebut kepada publik.

Pemda Rohil dituntut untuk membuktikan komitmen efisiensinya bukan sekadar kosmetik politik atau slogan di atas kertas, melainkan dalam bentuk kebijakan anggaran yang berpihak sepenuhnya pada hajat hidup masyarakat luas. (CR**)

Terkini