Logo cintariau.com

Jumlah Polisi Hutan Bakal Ditambah Jadi 70.000 Orang

Jumlah Polisi Hutan Bakal Ditambah Jadi 70.000 Orang
Foto: KOMPAS.com

JAKARTA (CR) - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan jumlah polisi hutan ke depannya akan ditambah menjadi 70.000 orang.

Penambahkan personel polisi hutan dalam rangka memperkuat penjagaan hutan dari pihak yang melanggar aturan.

"Ke depan sesuai arahan Bapak Presiden akan ditambah polisi hutan kita menjadi 70.000 orang," kata Raja di Kalimantan Selatan, Senin (12/10/2026), dikutip dari siaran persnya.

Menhut turut mengatakan kementeriannya terus fokus melakukan operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama semua pihak terkait.

Lebih lanjut, ia mengungkap sejumlah faktor keberhasilan untuk mengatasi karhutla.

Pertama adalah pemadaman via udara dengan water bombing, maupun oeprasi modifikasi cuaca (OMC).

"Pemerintah hadir secara maksimal untuk melakukan water bombing. Khusus untuk Kalimantan Tengah masalahnya ada di visibility jadi meskipun helikopter sudah standby tetapi tidak bisa berpoperasi karena kabut yang tebal. Namun kalau ada ruang untuk manuver terbang itu pasti dilakukan," ungkap Raja, sebagaimana dilansir KOMPAS.com.

Faktor kedua adalah pasukan darat, yang terdiri dari berbagai kalangan seperti TNI, Polri, Mangga Agni hingga para relawan.

"Faktor ketiga penegakan hukum. Ini penting sekali. Berapa banyak perusahaan yang sudah dicabut izinnya atau dibekukan izinnya bahkan beberapa masuk proses pidana," papar Menhut.

Keeempat adalah peran aktif dan kesadaran masyarakat dalam mencegah karhutla.

"Masyarakat jangan main api, jangan membuka kebun dengan membakar maka hasilnya akan baik. Kita ajak masyarakat jangan main api sesederhana jangan buang puntung rokok sembarangan, api unggun kecil, obat nyamuk, kasihan masyarakat korban Karhutla," tegasnya. 

Berita Pilihan

Index

Berita Lainnya

Index