Logo cintariau.com

Polsek TPTM Pantau Perkembangan Tanaman Jagung 25 Hektar, Dukung Ketahanan Pangan Asta Cita Presiden

Polsek TPTM Pantau Perkembangan Tanaman Jagung 25 Hektar, Dukung Ketahanan Pangan Asta Cita Presiden
(Dok. Humas Polres Rokan Hilir)

Rokan Hilir - Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM) melaksanakan pengecekan dan pendampingan penanaman serta perawatan tanaman jagung pipil di lahan seluas 25 hektar di Kepenghuluan Mesah, Parit Karim, Kecamatan TPTM, Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (29/10/2026). Kegiatan berlangsung pukul 09.00 WIB hingga selesai, dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di sektor ketahanan pangan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek TPTM IPTU Kodam Firman Sidabutar, S.H., M.H., didampingi Bhabinkamtibmas Mesah Aipda M. Sobirin, personel BKO Dit Samapta Polda Riau Bripda Rahman, Ketua Kelompok Tani Suganti, perangkat kepenghuluan, serta para petani setempat.

Hingga saat ini, lahan seluas 20 hektar telah selesai ditanami jagung dan dilakukan pemupukan menggunakan pupuk Urea. Sebagian lahan seluas 1,5 hektar juga ditanami tanaman sela berupa kacang kedelai dan kacang hijau untuk meningkatkan produktivitas lahan. Sisa sekitar 2 hektar masih dalam proses penanaman. Tim juga melakukan pengendalian gulma dan hama ulat, serta memberikan arahan teknis kepada petani terkait tata cara pemupukan yang tepat dan aman.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek TPTM IPTU Kodam Firman Sidabutar, S.H., M.H., yang didampingi Kasi Humas Polres Rokan Hilir Ipda Anton, S.H., menyampaikan bahwa dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional adalah wujud nyata kehadiran Polri melayani masyarakat.

"Ketahanan pangan adalah salah satu pilar penting dalam Asta Cita Presiden. Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat. Kehadiran kami di sini untuk memastikan kegiatan pertanian berjalan aman, lancar, dan terjamin prosesnya. Sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan petani adalah kunci keberhasilan program ini di tingkat lapangan," ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pengawasan melekat akan terus dilakukan mulai dari penanaman, perawatan, hingga masa panen. Hal ini untuk memastikan hasil kerja keras petani terlindungi.

"Kami ingin petani merasa tenang dan didukung. Apabila ada kendala di lapangan, jangan ragu untuk melapor ke kami. Polisi hadir untuk melindungi, mengayomi, dan mendampingi masyarakat dalam membangun kemandirian pangan di daerahnya," tambahnya.

Para petani menyambut baik perhatian dan dukungan dari pihak kepolisian. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai. (CR**) 

Berita Pilihan

Index

Berita Lainnya

Index