Tujuh Orang Positif Narkoba dalam Razia Gabungan di Tanah Putih Rokan Hilir

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:31:11 WIB
(Dok. Humas Polres Rokan Hilir)

ROKAN HILIR (CR) - Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hilir, Riau menggelar operasi razia narkoba di wilayah Kecamatan Tanah Putih, Sabtu (17/10/2026). Sebanyak 64 personel gabungan dari berbagai satuan Polres Rohil, Polsek Tanah Putih, serta personel TNI Koramil Tanah Putih diterjunkan untuk menyisir kawasan Rantau Bais, Teluk Berembun, dan Menggala Junction KM 25.

Operasi dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba Polres Rokan Hilir AKP Ronni T.M. Sitinjak, S.E., M.H. dan Kapolsek Tanah Putih Kompol Ali Azar, S.Sos. Selain pemeriksaan orang dan kendaraan, petugas juga menyampaikan penyuluhan bahaya narkoba kepada warga sekitar.

Hasilnya, tujuh warga dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis Metamphetamine dan Amphetamine. Mereka adalah AK (21), R bin E(21), MH(36), HAP(35), F(27), MA(23), dan HH (53). Petugas juga menyita 0,15 gram sabu, alat hisap, serta mancis di lokasi penanganan.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kasat Res Narkoba AKP Ronni T.M. Sitinjak, S.E., M.H., didampingi Kasi Humas IPDA Anton, SH mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

"Kegiatan ini sejalan dengan program prioritas Bapak Kapolri Jenderal Polisi Suyudi, yaitu Polisi Bersama Masyarakat. Pemberantasan narkoba tidak akan berhasil jika dilakukan Polri sendirian. Kami membutuhkan partisipasi dan keberanian masyarakat untuk melaporkan aktivitas yang mencurigakan," katanya.

Ia menegaskan, kepolisian akan terus melakukan razia secara rutin dan pada waktu yang tidak ditentukan guna menekan penyalahgunaan narkoba di wilayah Rokan Hilir.

Menurut dia, upaya pemberantasan narkoba tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga dengan pendekatan kepada masyarakat agar semakin memahami bahaya narkoba dan berperan aktif mencegah penyalahgunaannya.

"Narkoba tidak punya tempat di Rokan Hilir," tegasnya.

Operasi tersebut mendapat respons positif dari warga setempat. Edi, warga Menggala, mengapresiasi kehadiran petugas yang turun langsung ke lingkungan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan penyuluhan.

Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan sehingga warga merasa lebih aman dan tidak ragu melaporkan aktivitas yang diduga berkaitan dengan narkoba.

Warga lainnya Yanti, menilai langkah proaktif kepolisian penting untuk meningkatkan pengawasan lingkungan dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

Ketujuh orang yang diamankan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku. Operasi berjalan lancar dan situasi di lokasi tetap aman dan kondusif. (CR**)

Terkini