JAKARTA (CR) - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) harus menjadi motor penggerak ekonomi desa dengan mengembangkan potensi unggulan lokal masing-masing daerah melalui hilirisasi komoditas dan penguatan rantai pasok.
"Koperasi harus menjadi penggerak hilirisasi agar hasil laut dan perkebunan diolah, dipasarkan, dan memberikan nilai tambah yang dinikmati masyarakat desa," kata Zulkifli Hasan dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Kamis.
Arahan tersebut disampaikan Menko Pangan saat membuka Seminar Nasional KDKMP di Ternate, Maluku Utara, Rabu (5/8).
"Maluku Utara memiliki potensi besar di sektor perikanan dan perkebunan. Jangan hanya menjual bahan mentah," ujarnya, sebagaimana dilansir ANTARA.
Menurut dia, komoditas seperti tuna, cakalang, kelapa, pala, dan cengkeh dapat menjadi basis pengembangan usaha koperasi di Maluku Utara sehingga mampu meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat.
Ia mengatakan KDKMP diharapkan berperan sebagai off-taker sekaligus penghubung petani, pekebun, nelayan, industri, dan pasar agar rantai pasok menjadi lebih efisien serta pendapatan masyarakat meningkat.
Seminar Nasional KDKMP di Maluku Utara merupakan penyelenggaraan ketiga setelah Jakarta dan Sulawesi Selatan dalam rangka mempercepat implementasi koperasi sesuai potensi ekonomi masing-masing daerah.
Berdasarkan paparan kementerian, percepatan pembangunan KDKMP secara nasional terus menunjukkan kemajuan. (ANTARA)
