Logo cintariau.com

Petani Rohil Bakal Terima 195 Unit Pompa Air Bantuan Kementerian ESDM

Petani Rohil Bakal Terima 195 Unit Pompa Air Bantuan Kementerian ESDM
Petugas dari Kementerian ESDM sedang mendata calon penerima bantuan mesin pompa air di Taman Edukasi DKPP Rohil pada Senin (19/10/2026). (CR/ded)

ROKAN HILIR (CR) - Petani di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, bakal menerima bantuan sekitar 195 unit mesin pompa air dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mendukung peningkatan produksi pertanian.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Rokan Hilir Burhanuddin, S.Hut, M.Sc, mengatakan bantuan tersebut bersumber dari aspirasi Anggota DPR RI Iyeth Bustami.

"Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama petani. Kami berharap pompa air yang diterima nantinya dapat dimanfaatkan secara maksimal, dijaga, dan dipelihara sesuai peruntukannya sehingga mampu meningkatkan produksi pertanian," kata Burhanuddin di Bagansiapiapi, Senin (19/10).

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu petani mengatasi kendala ketersediaan air yang selama ini menjadi salah satu faktor penghambat kegiatan pertanian.

Burhanuddin juga menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah mendukung penyaluran bantuan tersebut karena dapat membantu memenuhi kebutuhan petani di daerah itu.

Sementara itu, staf pendamping DKPP Rohil, Muklis, mengatakan bantuan tersebut berupa mesin pompa air berukuran tiga inci dengan teknologi konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG).

Menurut dia, saat ini proses verifikasi dan validasi data calon penerima bantuan sedang berlangsung dengan melibatkan petugas Kementerian ESDM dan pendamping dari DKPP Rohil.

"Persyaratannya cukup banyak, antara lain kartu keluarga, kartu tanda penduduk, surat tanah asli, serta foto kepemilikan mesin pompa air lama. Seluruh dokumen dan data tersebut sedang diverifikasi dan divalidasi," ujarnya.

Muklis menjelaskan, DKPP Rohil bertugas mendampingi dan memfasilitasi petugas Kementerian ESDM dalam proses pendataan calon penerima, termasuk melakukan survei lapangan untuk memastikan kesesuaian persyaratan.

Bantuan tersebut direncanakan menyasar petani di Kecamatan Bangko, Sinaboi, dan Kubu dengan jumlah keseluruhan sekitar 195 unit mesin pompa air.

Ia menambahkan, calon penerima yang tidak dapat memenuhi persyaratan dapat digantikan oleh petani lain yang memenuhi ketentuan.

Setelah proses verifikasi, validasi, dan survei lapangan selesai, pengadaan mesin akan diproses oleh Kementerian ESDM.

"Berdasarkan perkiraan sementara, mesin pompa air tersebut dapat tiba dalam waktu sekitar satu bulan, bergantung pada proses pengadaan," tuturnya.

Muklis berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara tepat guna untuk membantu kebutuhan pengairan lahan pertanian sekaligus mendukung peningkatan produktivitas petani di Kabupaten Rokan Hilir. (CR**) 

Berita Pilihan

Index

Berita Lainnya

Index