Logo cintariau.com

Pilpeng Tahap I Tahun 2026 Kepenghuluan Bagan Jawa:

Zulfakar : Secara Pribadi Ingin Sebagai Pengabdian Untuk Daerah Bagan Jawa

Zulfakar : Secara Pribadi Ingin Sebagai Pengabdian Untuk Daerah Bagan Jawa

BAGANSIAPIAPI, CR- Karena berkas kita sudah lengkap maka pada hari ini kita mendaftar sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon penghulu dengan berkas persyaratan yang dibutuhkan ke panitia pilpeng Bagan Jawa. Demikian hal ini dijelaskan oleh Zulfakar,SE,M.Si ketika ditemui di kantor sekretariat pilpeng Bagan Jawa Jalan Bintang Bagansiapiapi, Rabu (22/07/2026).

"Tinggal kita lihat nanti selanjutnya panitia bekerja seleksi, verifikasi dan validasi kelengkapan berkas persyaratan administrasi,”tutur Zulfakar.

Dia menyebut saat ini hanya menunggu tahapan tahapan yang apabila ada kekurangan kekurangan berkas akan menginformasikan ke dirinya sebagai bakal calon penghulu.

"Mungkin ada perbaikan perbaikan yang perlu diperbaiki ,"ujarnya.

Di jelaskannya bahwa dirinya maju sebagai bakal calon penghulu Bagan Jawa dengan melalui tahapan tahapan pilpeng secara pribadi ingin sebagai pengabdian di kepenghuluan Bagan Jawa.

"Sesuai dengan visi dan misi program prioritas kita,"katanya.

Dia mengharapkan agar masyarakat kepenghuluan Bagan Jawa kedepannya jangan di kotak kotak dan dipisahkan. Masyarakat Kepenghuluan Bagan Jawa seharusnya kompak.

"Kita harus bersatu. Kedepannya kita tidak mau lagi   dibenturkan. Kita harus bersatu untuk kemajuan masyarakat Bagan Jawa. Jadi semua perangkat desa, BPKep harus kompak duduk semeja yang selama ini terkesan tidak sejalan,. Oleh sebab itu saya maju untuk menetralisir hal ini semua. Mudah mudahan perangkat kepenghuluan dan BPKep akan kompak dalam segala hal keputusan yang diputuskan."ucapnya.

Oleh sebab itu dikatakan sebagai pengabdian karena jika dirinya terpilih maka gaji penghulu tidak diambil pribadi namun akan digunakan untuk keperluan keperluan lain. Dijelaskannya gaji dirinya akan disumbangkan untuk para fakir miskin anak yatim dan bantuan kemalangan, bantuan pesta pernikahan sebagai kepedulian kepada masyarakat serta bantuan bantuan lain untuk memenuhi bantuan yang selayaknya dibantu.

Kemudian itu, kata Dia, dirinya tidak ada kata pemberhentian terhadap perangkat desa, RT, RW maupun Kadus jika dirinya di amanahkan oleh masyarakat sebagai penghulu.

"Jadi tidak usah kuatir bagi perangkat desa yang sekarang menjabat di kepenghuluan Bagan Jawa, baik sekdes, kaur, RT, RW maupun Kadus, yang memilih saya maupun yang tidak memilih saya. Tidak ada kata mutasi. Kemudian itu bagi masyarakat yang kediamannya belum memiliki surat tanah maka saya akan gratiskan pengurusan surat tanah domisili,. Karena hampir 75 persen masyarakat Bagan Jawa tidak memiliki surat tanah SKT atau SKGR. Kemudian untuk dana pembangunan karena dana ADD berkurang maka  kita akan berusaha mencari dana lain seperti melobi anggota DPRD maupun donatur lainnya,"ujarnya. (Andi Gun)

Berita Pilihan

Index

Berita Lainnya

Index