Logo cintariau.com

Warga Soroti Dugaan Komersialisasi Tanah Galian Proyek Jalan Lintas Bagansiapiapi – Ujung Tanjung

Warga Soroti Dugaan Komersialisasi Tanah Galian Proyek Jalan Lintas Bagansiapiapi – Ujung Tanjung

ROKAN HILIR (CR) – Dugaan praktik jual beli material tanah galian pada proyek pusat pelebaran jalan lintas Bagansiapiapi – Ujung Tanjung di Kepenghuluan Labuhan Tangga Hilir, dan Labuhan Tangga Besar, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir semakin mencuat.

Temuan dilapangan menunjukkan adanya lokasi penampungan sementara sebelum tanah tersebut dilempar ke pembeli.

Selain dialirkan langsung untuk penimbunan jalan perkebunan Sepakat Jaya di wilayah Labuhan Tangga Hilir, material tanah hasil pengerukan proyek tersebut dilaporkan sengaja ditumpuk di salah satu halaman rumah warga.

Tumpukan tanah ini diduga berfungsi sebagai stok menunggu adanya peminat atau warga lain yang ingin membeli.

Tanah yang dikeruk dari badan jalan dimasukkan ke dalam truk colt diesel dan dibawa keluar dari area proyek. Satu truk tanah tersebut diduga dibandrol dengan harga Rp400.000 (empat ratus ribu rupiah).

Praktik menjadikan halaman rumah warga sebagai tempat penumpukan stok tanah galian ini dinilai sebagai upaya untuk mempermudah transaksi jual beli di luar prosedur resmi proyek pemerintah.

Sesuai aturan konstruksi nasional, tanah galian dari proyek pemerintah adalah milik negara.

Mengomersialkan material tersebut untuk kepentingan pribadi atau kelompok merupakan bentuk pelanggaran hukum yang dapat dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi atau penggelapan aset.

"Jika tanah proyek nasional justru ditumpuk di halaman pribadi untuk dijual kembali, ini sudah menyalahi aturan disposal (pembuangan sisa proyek). Harus ada tindakan tegas dari pihak pengawas," ungkap salah satu warga setempat, Jumat (8/5/2026).

Warga mendesak instansi terkait, khususnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pusat tersebut dan aparat penegak hukum untuk segera turun langsung dan menindaklanjuti terkait hal tersebut. (CR**)

Berita Pilihan

Index

Berita Lainnya

Index